PINSAR Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah Demi Kemajuan Perunggasan Nasional

Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia Pinsar
Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia Pinsar

Bandung, 17 Juni 2026 – Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai program pemerintah di bidang ketahanan pangan, pengendalian inflasi pangan, serta peningkatan kesejahteraan peternak rakyat. Komitmen tersebut disampaikan oleh Mukhlis Wahyudi selaku Sekretaris Jenderal PINSAR Indonesia dalam pertemuan dan diskusi bersama tim di wilayah Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Mukhlis Wahyudi menyampaikan bahwa sektor perunggasan memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat melalui penyediaan daging ayam dan telur yang terjangkau. Oleh karena itu, PINSAR mendukung langkah pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan, meningkatkan produktivitas peternakan, serta menciptakan ekosistem usaha perunggasan yang sehat dan berkelanjutan.

Mukhlis menjelaskan bahwa saat ini para peternak masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya fluktuasi harga ayam hidup (livebird), penurunan harga telur di tingkat peternak akibat tingginya pasokan, serta tingginya biaya produksi yang dipengaruhi oleh harga pakan dan sarana produksi lainnya. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian peternak mengalami penurunan margin usaha dan membutuhkan dukungan kebijakan yang dapat menjaga keseimbangan antara produksi, distribusi, dan permintaan pasar.

Sebagai bentuk kontribusi terhadap pemerintah, PINSAR memberikan beberapa masukan, antara lain perlunya penguatan sistem data produksi unggas nasional sebagai dasar pengambilan kebijakan, peningkatan pengawasan terhadap distribusi bibit dan pakan ternak, pengendalian produksi yang lebih terukur untuk mencegah kelebihan pasokan, serta penguatan program hilirisasi dan penyerapan hasil peternak ketika harga mengalami penurunan signifikan. Selain itu, PINSAR juga mendorong adanya akses pembiayaan yang lebih mudah bagi peternak rakyat serta peningkatan pendampingan teknis guna meningkatkan daya saing usaha peternakan nasional.

Lebih lanjut, PINSAR berharap pemerintah dapat terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan asosiasi peternakan dalam setiap penyusunan kebijakan strategis sektor perunggasan. Menurut Mukhlis Wahyudi, keterlibatan pelaku usaha dan organisasi profesi akan membantu pemerintah memperoleh gambaran kondisi lapangan secara lebih akurat sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

PINSAR juga menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, mendukung program ketahanan pangan nasional, serta membantu menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi peternak rakyat. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha, diharapkan sektor perunggasan nasional dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional serta kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait